ANGIN PUTING BELIUNG TERJANG 4 RUMAH DI SIDOARJO


taganapelalawan.com - Kawasan Sidoarjo tepatnya di Dusun Bangunsari Desa Tambak Kalisogo Kecamatan Jabon, diterjang angin puting beliung. Akibatnya, 5 orang luka-luka, 4 rumah rata dengan tanah dan 62 rumah rusak ringan.

Lima orang yang mengalami luka, 2 orang dibawa ke Puskesmas Kecamatan Jabon, 2 orang dibawa ke RS Pusdik Gasum Porong dan 1 orang lagi luka berat dibawa ke RSUD Sidoarjo.

Menurut Kepala Desa Tambak Kalisogo Kecamatan Jabon Fajar Shodiq (46) mengatakan, puting beliung yang terjadi, Minggu (12/4) sangat cepat. Kondisi cuaca mendung, hujan deras dan angin puting beliung.

"Waktu kejadian saya tidak ada di lokasi karena dusun ini terpencil dari dusun lain. Lokasi di sebelah utara Kali Porong mau ke lokasi juga jalannya rusak. Tapi setelah kejadian, saya dapat informasi dari warga setempat, saya langsung meluncur ke lokasi," kata Fajar di lokasi kejadian, Senin (13/4/2015).

Dari pantauan detikcom, saat ini warga saling gotong-royong memperbaiki rumah masing-masing dan membersihkan pohon yang menimpa rumah. Aksi warga ini juga dibantu TNI dan dipimpin Kapolres Sidoarjo AKBP Anggoro Sukartono.

Kapolres Sidoarjo Anggoro Sukartono mengatakan pihaknya menerjunkan 1 kompi personel dari Polres Sidoarjo untuk membantu warga. Polres juga menyediakan alat pemotong pohon karena ada rumah yang tertimpa pohon.

"Polres juga koordinasi dengan pihak kepala desa untuk membantu perbaikan rumah warga yang rusak mulai hari ini sampai selesai, karena warga sangat membutuhkan bantuan," jelas kapolres.

Sementara seorang warga yang rumahnya rata dengan tanah, Marsulin (33) mengaku sebelum rumahnya rata dengan tanah dirinya mendengar suara gemuruh.

"Awalnya saya di dalam rumah kemudian mendengar suara gemuruh. Saya keluar rumah terlihat di samping rumah ada pusaran angin warnanya hitam pekat. Saya berteriak memanggil istri dan anak saya, saya ajak berlindung sambil merangkul pohon. Saya melihat rumah ini diterjang angin puting beliung. Dalam hitungan detik rumah saya langsung rata dengan tanah," kenangnya.

Apa yang dialami Marsulin diharapkan mendapat bantuan dari pemerintah. "Saya berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi rumah warga, dan berharap bantuannya, karena saya sudah tidak punya rumah lagi mas, saat ini saya beserta keluarga sementara mengungsi ke rumah mertua," tambahnya.

SUMBER : detik.com
close