AIR ASIA RUTE SURABAYA KE SINGAPURA TIDAK ADA LAGI?


taganapelalawan.com (03/01/2015). Izin rute penerbangan Indonesia AirAsia Surabaya-Singapura pergi-pulang (pp) terhitung mulai 2 Januari dibekukan terkait insiden jatuhnya AirAsia QZ8501 di rute tersebut. Pembekuan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara itu sampai dengan hasil evaluasi dan investigasi.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata menyebutkan pembekuan sementara ini tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. AU. 008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015. “Pembekuan izin rute Indonesia AirAsia itu karena PT. Indonesia AirAsia melakukan pelanggaran persetujuan rute yang diberikan,” kata Barata dalam siaran persnya, Jumat (2/1).
ZIPPO Playboy High Polish Chrome [28545]
Kemenhub mengungkap kesalahan yang dimaksud yaitu rute Surabaya-Singapura pp yang diberikan kepada Indonesia AirAsia adalah sesuai dengan jadwal penerbangan pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Namun pada pelaksanaannya penerbangan dilakukan di luar izin yang diberikan, yaitu antara lain pada hari Minggu.

“Pihak Indonesia AirAsia tidak mengajukan permohonan perubahan hari operasi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” ujar Barata. Hal ini, kata dia, merupakan pelanggaran atas persetujuan rute yang sudah diberikan.



Dengan pembekuan ini, Kemenhub minta penanganan calon penumpang yang sudah membeli tiket penerbangan AirAsia rute Surabaya-Singapura pp agar dialihkan ke penerbangan lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Barata saat dihubungi CNN Indonesia, sebenarnya pihak Kemenhub sudah ada rencana untuk membekukan rute AirAsia tersebut lebih cepat namun baru sekarang bisa dilakukan dengan adanya peristiwa jatuhnya AirAsia QZ8501.

Direktur Safety and Security AirAsia Indonesia Kapten Achmad Sadikin mengatakan bahwa tidak benar AirAsia melanggar jadwal penerbangan di rute tersebut. “Kami pastikan itu tidak benar, kami tak akan terbang kalau ilegal,” kata Achmad di Surabaya, Jumat (2/1) malam, menanggapi pembekuan rute tersebut.

Achmad juga mengklaim pihaknya selalu ada penerangan ringkas ihwal laporan cuaca setiap AirAsia akan terbang. Pertemuan yang dimaksud dilakukan secara internal di AirAsia. “Setiap ada penerbangan ada brief,” kata Achmad yang mengaku hingga malam ini pihaknya belum menerima surat pembekuan izin rute AirAsia Surabaya-Singapura.

sumber : http://www.cnnindonesia.com

close