Saturday, 25 November 2017

Surabaya Kebanjiran ! Risma Sebut Banyak Sampah di Lokasi

foto by sindonews.com
taganapelalawan.com - Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Pengarahan banjir Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air.

dirilis kompas.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini angkat bicara terkait banyaknya titik genangan air saat hujan mengguyur Surabaya, termasuk yang terjadi pada Jumat (24/11/2017). Risma menyebutkan sampah sebagai salah satu penyebabnya.

Menurut Risma, jajarannya sudah meninjau beberapa lokasi genangan dan menemukan banyak sampah di saluran air sekitar genangan tersebut.

"Banyak sampah yang menumpuk sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar," kata Risma, Sabtu (25/11/2017).

Selain banyaknya sampah yang menyumbat saluran air, intensitas hujan kemarin, lanjut Risma, juga tergolong tinggi.

"Biasanya kalau hujan deras itu kekuatannya 90 meter kubik, tetapi tadi malam hampir 124 meter kubik. Itu super lebat,” tuturnya.
 

Tuesday, 6 December 2016

ACEH KEMBALI BERDUKA! PIDIE JAYA DI GUNCANG GEMPA BUMI 6,5 SR


taganapelalawan.com - Gempa Bumi di Pidie Jaya Terjadi pada pukul 05:03:36 WIB pada 5.19 LU - 96.36 BT - Aceh.


dirilis oleh tempo.co - Beberapa rumah dan bangunan roboh akibat gempa yang terjadi Rabu subuh, 7 Desember 2016 di Pidie Jaya, Aceh. 

"Beberapa tiang listrik roboh dan jalan desa rusak berat," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Mochammad Riyadi dalam siaran persnya, Rabu, 7 Desember 2016.

Riyadi mengatakan belum ditemukan korban jiwa pada gempa berkekuatan 6,4 skala Ritcher yang terjadi pukul 05.30 WIB. Namun, ia menyebut ada satu orang yang menjadi korban luka.

Hasil analisis BMKG, pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh, pada kedalaman 15 km.

Hasil analisis peta tingkat guncangan menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI).

"Seluruh wilayah ini diperkirakan berpotensi mengalami dampak gempa berupa kerusakan ringan seperti retak dinding dan atap rumah bergeser," kata Riyadi.

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. 

Berdasarkan peta tataan tektonik Aceh tampak bahwa di zona gempa bumi terdapat struktur sesar mendatar. Hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi Pidie Jaya dibangkitkan oleh aktivitas sesar mendatar (strike-slip fault).

Riyadi mengungkapkan dugaan kuat sesar aktif yang menjadi pembangkit gempa ini adalah Sesar Samalanga-Sipopok Fault yang jalur sesarnya berarah barat daya-timur laut.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan hingga pukul 5.30 WIB sudah terjadi gempa susulan sebanyak 5 kali dengan kekuatan terbesar 4,8 SR. Tampak bahwa tren kekuatan gempa susulan semakin kecil, sehingga masyarakat dihimbau agar tetap tenang.

"Selanjutnya mengikuti arahan BPBA setempat dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ucap Riyadi.



sumber : tempo.co

Wednesday, 30 November 2016

DUKA DI BALIK GANASNYA BONO KAMPE! SPEEDBOAT TERBALIK 4 NYAWA MELAYANG


taganapelalawan.com - Kecelakaan transfortasi air kembali terjadi di Kecamatan Teluk Meranti, berikut foto pasca kejadian.

dikutip dari detik.com - Kapal cepat (speed boat) di perairan Sungai Kampar, Pelalawan, Riau, dihantam gelombang Bono. Akibatnya, kapal tenggelam dan 4 orang penumpang dinyatakan hilang. 
Kapolres Pelalawan AKBP Ari Wibowo mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (30/11/2016). "Data sementara, korban selamat ada 20 orang. Ada 4 korban lagi belum ditemukan," ujar Ari. 

Keempat korban yang belum ditemukan adalah satu wanita, dua orang pria, dan satu bayi. "Kita masih melakukan proses pencarian terhadap penumpang yang hilang," sambungnya.

Ari mengatakan, kapal cepat ini mencoba mendahului gelombang Bono. Namun, karena cepat dan tingginya gelombang Bono, kapal tersebut terbalik tergulung ombak.

"Sebagian besar penumpang yang selamat tadi diselamatkan kapal pompong yang membawa sawit," imbuhnya.

Sungai Kampar ini bermuara di Selat Malaka. Air laut yang masuk ke wilayah perairan sungai menimbulkan gelombang besar yang disebut warga setempat gelombang Bono. Ketinggian gelombang bisa mencapai 3 sampai 4 meter.

Gelombang Bono hanya ada satu-satunya di Indonesia. Fenomena alam ini juga terdapat di Amazon.


sumber : detik.com

Sunday, 25 September 2016

KAPAL IMIGRAM MESIR TEBALIK DI LAUTAN DAN 162 MENJADI KORBAN!


taganapelalawan.com - Perjuang mencari penghidupan di negeri perantauaan sudah berlangsung dari zaman dahulu, melintasi samudra, gurun dan gunung yang tinggi akan dilakuakn demin mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Nasib malang dialami ileh imigram asal mesir saat akan menyebaerangi lautan menuju daeratan eropa.

dirilis bbc.com - Insiden ini terjadi setelah Kepala Badan Urusan Perbatasan Uni Eropa, Frontex, memperingatkan semakin banyaknya pendatang yang menggunakan Mesir sebagai titik keberangkatan menuju Eropa.

Frontex memperkirakan 12.000 lebih pendatang tiba di Italia dari Mesir sepanjang Januari hingga September, meningkat dari 7.000 dalam periode yang sama tahun lalu.

Lebih dari 10.000 orang tewas melintasi perairan Mediterania menuju Eropa sejak 2014, menurut PBB.

Berbicara kepada wartawan BBC Orla Guerin di Rosetta, sejumlah korban selamat mengatakan pelaku penyelundupan memaksa siapa saja yang menginginkan jaket pelampung untuk membayar uang ekstra.

Empat awak kapal telah ditangkap karena dituduh melakukan pembunuhan berencana dan perdagangan manusia, kata pejabat Mesir.

Kapal, yang telah berlabuh selama lima hari di lepas pantai untuk membawa sebanyak mungkin para migran, akhirnya terbalik setelah ada tambahan sekitar 150 orang yang naik secara berdesakan ke atas kapal.

sumber : bbc.com

LONGSOR BANJARNEGARA MENELAN KORBAN JIWA!

Longsor - Ilustrasi
taganapelalawan.com - Bencana Longsor kembali menimpa negeri kita indonesia, dirilis kompas.com - Bencana Longsor terjadi di Dusun Tambak Sari, Desa Sidengok, Kecamatan Peawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2016) pukul 07.00 WIB. Longsoran tanah tersebut menimpa rumah milik Sugianto, pria berusia 57 tahun.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa kejadian tersebut dipicu hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (24/9/2016) siang.

"Longsor dipicu akibat hujan deras yang terjadi pada hari Sabtu 24 September 2016 sejak jam 12.00 hingga malam hari," kata Sutopo, Minggu (25/9/2016).

Sutopo mengatakan, satu orang dinyatakan tewas akibat kejadian tersebut. Korban bernama Nurhaidin (21).

Sutopo menjelaskan, saat terjadinya longsor pada pukul 07.00 WIB, Nurhaidin sedang berada di belakang rumah. "Ia sedang membetulkan saluran air yang berada di belakang rumah," kata Sutopo.

Tiba-tiba, lanjut dia, tanah tebing setinggi 15 meter dengan lebar 40 meter yang berada di atas rumah tersebut mengalami longsor hingga akhirnya menimbun rumah milik Sugianto dan juga korban, yakni Nurhaidin.

Sutopo mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara dibantu relawan dan masyarkat setempat melakukan pencarian korban.

"Korban berhasil ditemukan pada hari minggu 25 sept 2016 jam 10.30 WIB dan berhasil dievakuasi jam 11.10 wib oleh Tim TRC BPBD BANJARNEGARA, TNI, Polri, PMI banjarnegara dibantu relawan dan masyarakat setempat," kata dia.

Setelah itu, Nurhaidin langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimandikan dan makamkan.

sumber : kompas.com