Saturday, 27 December 2014

AIR ASIA HILANG KONTAK SAAT TERBANG DI ATAS LAUT JAWA

taganapelalawan(28/12). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan kronologi hilangnya AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura. Pesawat itu sempat meminta izin bergeser ke kiri untuk menghindari awan.

Kronologi ini dijelaskan oleh Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Joko Muryatmojo dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Minggu (28/12/2014).

Pukul 06.12 WIB

Berdasarkan kontak AirAsia dengan ATC, pesawat meminta izin menghindari awan di kanan-kiri, kemudian meminta naik ke ketinggian 38 ribu kaki.

Pukul 06.16 WIB

Pesawat AirAsia masih terlihat di layar radar

Pesawat tampak di sinyal ATC, selain data radar data ATC. Saat itu pesawat hilang kontak dengan ATC

Pukul 06.18 WIB

"Target hilang dari radar hanya tampak flight plan track. Realisasi ada, plan ada, realisasinya hilang hanya terlihat flight plan track," kata Joko.

Pukul 07.28

Tindakan yang dilakukan ATC sesuai prosedur maka ATC menyatakan tahap awal pesawat hilang kontak pukul 07.28 WIB. Dinyatakan ALERFA, tahap lanjutan pesawat hilang kontak.

Pukul 07.55 WIB

Pernyataan DISTRESFA pesawat hilang. INCERFA dan seterusnya Basarnas telah terinformasikan.