KAPAL IMIGRAM MESIR TEBALIK DI LAUTAN DAN 162 MENJADI KORBAN!


taganapelalawan.com - Perjuang mencari penghidupan di negeri perantauaan sudah berlangsung dari zaman dahulu, melintasi samudra, gurun dan gunung yang tinggi akan dilakuakn demin mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Nasib malang dialami ileh imigram asal mesir saat akan menyebaerangi lautan menuju daeratan eropa.

dirilis bbc.com - Insiden ini terjadi setelah Kepala Badan Urusan Perbatasan Uni Eropa, Frontex, memperingatkan semakin banyaknya pendatang yang menggunakan Mesir sebagai titik keberangkatan menuju Eropa.

Frontex memperkirakan 12.000 lebih pendatang tiba di Italia dari Mesir sepanjang Januari hingga September, meningkat dari 7.000 dalam periode yang sama tahun lalu.

Lebih dari 10.000 orang tewas melintasi perairan Mediterania menuju Eropa sejak 2014, menurut PBB.

Berbicara kepada wartawan BBC Orla Guerin di Rosetta, sejumlah korban selamat mengatakan pelaku penyelundupan memaksa siapa saja yang menginginkan jaket pelampung untuk membayar uang ekstra.

Empat awak kapal telah ditangkap karena dituduh melakukan pembunuhan berencana dan perdagangan manusia, kata pejabat Mesir.

Kapal, yang telah berlabuh selama lima hari di lepas pantai untuk membawa sebanyak mungkin para migran, akhirnya terbalik setelah ada tambahan sekitar 150 orang yang naik secara berdesakan ke atas kapal.

sumber : bbc.com
close